Rabu, 15 Desember 2010

melayang di udara

             Pada suatu hari, disebuah pohon yang rindang hiduplah seorang anak yang bernama Caffora. Caffora adalah anak yatim piatu, ia sangat sedih karena ia dibuang di sungai oleh wali kelasnya yang dulu, karena dikelasnya semua anak beragama Budha begitu pun gurunya. Saat malam hari ia selalu tidur di atas daun pisang. orang yang ada di desa sana merasa kasihan tapi ia ragu-ragu ingin menolongnya kecuali 1 orang yang mau menolongnya yaitu Calista. saat ia bertemu dengannya ia selalu memberinya makan dan keperluan sehari-hari.
             saat malam hari tiba ada yang menyinari di depan muka Caffora, ternyata itu adalah peri Calista Caffora ia akan memilih anak yang bangun saat ia menyinarinya ternyata Caffora yang mendapatkannya. ia tak usah diberi makan oleh Calista ia hanya akan berdoa untuk Ortunya dan Peri Caffora ternyata peri itu mau mengajaknya melayang diudara tapi Caffora tidak bisa terbang lalu peri itu memberinya gliter ajaib yang bisa membuat orang itu terbang lalu ternyata Caffora bisa terbang dan ia berkata. "subahanallah indah sekali cita-citaku memang mau ingin terbang, tapi aku juga mau menemui ortuku!". lalu peri itu menagbulkannya dan ia memeluk ibu dan ayahnya, keluarlah tetesan airmata Caffora dan ia sudah meninggal.
TAMAT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar