Rabu, 15 Desember 2010

\\

                                         welcome to video lucifer song


Aku adalah anak desa

           Di pagi yang cerah ada anak yang bernama Safira, dia adalah anak gembala yang suka menggembala kambing, domba, dan bebek. Ia sangat bersemangat karena ia akan pergi kerumah Pak Bejo. Pak Bejo adalah orang yang paling kaya di desa suka tani. kelihatannya Safira sangat senang lebih senang dari pada ia waktu kecil.
           "Lalala..., hah! bukannya itu rumah Pak Bejo ya?" gumam Safira sambil terkejut.
           "Safira....Safira.....".
           Tiba-tiba terdengarlah panggilan dari Calista.
           "Yah, beri klaksonnya agar aku bisa melambaikan tanganku kepada, Safira!!!" kata Calista kepada Pak Bejo ( alias ayahnya ). "Tapi kan Safira tidak mengenalmu!!" kata Pak Bejo.
            Dan sudah terpaksa oleh Calista, akhirnya Pak Bejo membunyikan klaksonnya. Tiiiiiinn.... Tiiiin....!!!.
            "Safira....Safira...!!!".
            "itu siapa ya, sebaiknya aku masuk dan memanggil Pak Bejo!" gumam Safira.
            "lihat dia tak mengenalmu, sudah kubilang ia tak mengenalmu!!" jelas Pak Bejo.
            Saat ia masuk ke rumah Pak Bejo ia tak lupa mengucapkan assalamu'alaikum, ternyata saat ia lihat keadaan rumah pak bejo kosong, selain kosong juga tak ada pak Bejonya.
            "Masyaallah aduh.., kok rumah Pak bejo jadi berantakan begini" kata Safira.
            Lalu ia segera membereskan rumah pak Bejo yang berantakan ini
           Setelah beberapa menit kemudian. Akhirnya rumah Pak Bejo yang tadinya berantakan sekarang jadi rapih dan bersih. Lalu akhirnya Pak Bejo datang dan memperkenalkan anaknya yang tak sabar untuk berteman dengan Safira.
            "Ini anakku namanya Calista".
            "hai!" sapa Calista.
            "hai!" Safira membalas sapaan Calista.
            Lalu Pak Bejo mengajak Safira ke halaman belakang dan mengajaknya bergembala.
            Tiba-tiba terasa di hati Calista yang ingin menangis.
            "Ayah!! teganya kau dengan anak desa ini dia kasiah dia belum pernah sekolah dia inikan anak yatim yah!! kenapa ayah menjadikan ia tukan gembala dan pembantu kita kau tidak sadar yah!! kalau dia dihadapanku ia sangat cantik dan baik hati!! apakah ayah bekum mengerti!!!" jelas Calista dengan tangisan yang membuat Pak Bejo dan Safira terharu. "A...a..ayah mengerti sayang nanti bulan depan ayah akan menyesekolahkan Safira di sekolah yang sama sepertimu!"kata Pak bejo sambil memeluk anaknya.
             Ketika 4 tahun kemudian Safira bersyukur dan hidup seperti biasa lagi.
TAMAT

melayang di udara

             Pada suatu hari, disebuah pohon yang rindang hiduplah seorang anak yang bernama Caffora. Caffora adalah anak yatim piatu, ia sangat sedih karena ia dibuang di sungai oleh wali kelasnya yang dulu, karena dikelasnya semua anak beragama Budha begitu pun gurunya. Saat malam hari ia selalu tidur di atas daun pisang. orang yang ada di desa sana merasa kasihan tapi ia ragu-ragu ingin menolongnya kecuali 1 orang yang mau menolongnya yaitu Calista. saat ia bertemu dengannya ia selalu memberinya makan dan keperluan sehari-hari.
             saat malam hari tiba ada yang menyinari di depan muka Caffora, ternyata itu adalah peri Calista Caffora ia akan memilih anak yang bangun saat ia menyinarinya ternyata Caffora yang mendapatkannya. ia tak usah diberi makan oleh Calista ia hanya akan berdoa untuk Ortunya dan Peri Caffora ternyata peri itu mau mengajaknya melayang diudara tapi Caffora tidak bisa terbang lalu peri itu memberinya gliter ajaib yang bisa membuat orang itu terbang lalu ternyata Caffora bisa terbang dan ia berkata. "subahanallah indah sekali cita-citaku memang mau ingin terbang, tapi aku juga mau menemui ortuku!". lalu peri itu menagbulkannya dan ia memeluk ibu dan ayahnya, keluarlah tetesan airmata Caffora dan ia sudah meninggal.
TAMAT

Mallorry on the move

       Pada suatu hari, disebuah rumah yang asri Mallory dan keluarganya ingin merencanakan pindah rumah di jalan wish pond ia sanga kesal ia akan meninggalkan sahabat sejatinya yang bernama Marry Ann.
      "Huuh..., kenapa keluargaku tidak memikirkan sahabat sejatiku yang tidak perna memutuskan benang persahabatan kami!" gumam Mallory. 
      "Yang menting kamu senang!"kata Max.
      "huaah!!, aduh sakit tau aku kaget sampai aku jatuh dari sofa!!" kata Mallory dengan kesal 
      "akukan , cuma membaca pikiran mu itu! masa gitu doang kaget sampe jatuh!" jelas Max
      Lalu mereka tidak saling rukun seperti dulu karena tindakkan Max.
      "aduh ini kenapa kok, jadi kesal Mallory?" tanya ibu penasaran. "itu ulahnya duluan!!!" kata Mallory dan Max berbarengan. "sudah-sudah jangan seperti itu ayo bermaaffan"kata ibu.
      Lalu mereka berdua akhirnya bermaaffan.
      saat keluarga Mallory sedang berkemas-kemas untuk pindah rumah, Mallory menemukan sebuah foto waktu kecilnya bersama Marry Ann. ia sedang melakukan pesta dirumah Marry Ann.
      Tiba-tiba air mata Mallory menetes dan ia duduk di lan tai dan ia pingsan tiba-tiba.
       saat ia terbangun ternyata Mallory sudah berangkat menuju rumahnya yang baru.
      setelahh sampai di rumah barunya ia langsung bertanya kepada ayahnya 
      "ayah! dimana kamar baruku yah?" tanya Mallory.
      "di sebelah sana sayang!" jawab ayah.
      dan keluarga Mallory menikmati rumahnya.
TAMAT
      

suara misterius

         Pada suatu hari, disebuah kota kecil yang bernama Mushroms buildy,Kupi dan Kusha sedang berjalan-jalan bersama. Ia sangat sering ke hutan jamur bersama-sama. 
        Suatu hari Kupi dan Kusha sedang ingin pergi ke hutan jamur, tapi ia lupa kata-kata orangtuanya. Orang tuanya berkata "jangan pernah kalian pergi ke hutan jamur lagi!!". tapi Kupi tidak pernah menuruti nasehat ibunya.
         "Apakah kamu dapat nasehat dari ibumu?" tanya Kupi.
        "Aku dapat! aku dapat nasehat yaitu! kusha sayang jangan ke hutan jamur lagi ya, berbahaya!" jelas Kusha. "ooh.., jadi  apa yang kamu jawab?" Kupi bertanya lagi.
        "Mmm...,apakah aku masih ingat ya.., ohya! baiklah ibu!!" jawab Kusha.
        Lalu ia malah meneruskan perjalanannya.
        "Aahhh.., akhirnya sampai juga.." gumam Kupi. "Aa..anu, kita pergi kemana ya, Kupi?" tanya Kusha ketakutan. "Kehutan jamurlah!kusha, kan kita sudah janji!" jelas Kupi. "Iiih..., kamu aku jadi kesalkan kamu gak bilang dari tadi, ibuku bilang aku tak boleh ke hutan jamur!" kesal Kusha. "Maafkan aku Kusha, begitupun aku juga punya nasehat seperti kamu!!" keluh Kupi. "Benarkah, ah aku juga minta maaf karena aku telah memarahimu..." jelas Kusha sambil menyesalinya.
        Lalu mereka mendengar suara aneh di sebuah semak-semak Ssssrrrkk...!!! 
       "suara apa itu?" tanya Kusha penasaran. "Aku tak tahu!" jawab Kupi ketakutan. "Ku...ku..ku..Kupi a..a..aku takut...." kata Kusha ketakutan. "Aku juga takut tau.!" kata Kupi ketakutan. Lalu ia ingat pesan dari ibunya dan ia menyesalinya. Dengan kesabaran dan keberanian kupi Allah memberinya keberanian yang hebat. Lalu Kupi dan Kusha membaca bismillah ia membuka semak-semak dan ternya ta itu adalah musang yang sedang mengambil jamur-jamur di belakang semak-semak itu. Kupi dan Kusha telah menyadarinya yang ia takutkan itu adalah musang dan ia tertawa geli dan mereka pulang kerumah.
  .TAMAT.